TOK TOK BRENG PEMBANGUN SAHUR DI KUNINGAN

Salah satu desa yang memiliki tradisi toktokbreng pembangun sahur

Menjelang pukul 3 pagi, pasukan orang dari desa berkeliling. Berisiknya jangan ditanya. Bedug dipukul ditimpali suara alat musik lainnya. Ada yang pakai gitar, kendang, dan sebagainya. Irama bedugnya juga tidak hanya bunyi dug dug biasa, tapi bisa dijadikan semacam irama untuk berjoged.

Unik banget cara membangunkan sahur warga daerah Kuningan ini. Kerasnya suara semacam menyaingi pasukan marching band yang sedang parade di jalanan. Kalau ngga terbangun, aneh juga ya hehe… Waktu saya kecil, TK atau SD, pas sering libur Ramadhan ke Cirebon, ya seperti inilah budaya membangunkan orang sahur.

Jadi inget perda-perdaan yang lagi heboh di jagat Indonesia ini. Tiap daerah memang punya aturan dan keunikan sendiri. Kalau di daerah rumah saya di Bandung ada yang ribut dini hari macam gini, paling udah diringkus sama tim keamanan hehe… Di Kuningan atau Cirebon, keriuhan macam ini memang harus dinikmati, ngga boleh ngambek walau berisik banget.

-ER-

Author: Eka Adrian

"The world is a book, and those who do not travel read only a page." -Quote- Eka, Women, Traveler, Blogger, Entrepreuneur

One thought on “TOK TOK BRENG PEMBANGUN SAHUR DI KUNINGAN”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *