Menjelajahi Cantiknya Eropa Timur Dengan Wisata Halal Bersama Cheria Holiday

http://www.cheria-travel.com/

Eropa? Hmmm…terbayang suatu tempat yang sangat keren, punya empat musim, banyak kastil, banyak kerajaan, dan pemandangannya indah. Itulah bayangan saya dulu sebelum singgah ke sana. Setelah melihat langsung Eropa itu seperti apa, kira-kira lebih indah yang dilihat atau lebih indah yang dibayangkan? Ehmmm bilang gak yaaa…

“Masya Allah…”, itu kata-kata itu sering terlontar ataupun terlintas di dalam pikiran saya saat menyaksikan indahnya negara-negara Eropa yang pernah saya singgahi. Apalagi negara-negara di Eropa Timur, seperti Republik Ceko, Austria, dan sekitarnya, indahnya ciptaan Allah di sana membuat hati yang gusar pun menjadi tenang. Allah menurunkan ayat dalam Al-Qur’an yang isinya, “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang (Surah Ar Ra’du : ayat 28)”.  Ayat ini mengena sekali ke hati saat saya merasakan nikmat dan rasa syukur yang begitu besar dengan menyaksikan ciptaan-Nya yang begitu indah. Betapa merasa kecil saya di hadapan-Nya dan begitu Agung Pencipta Alam Semesta ini.

Foto-foto destinasi wisata di Eropa Timur pastinya sudah banyak tersebar di dunia maya, tapi beneran lho, melihat di foto dengan menyaksikannya langsung itu sangat jauh berbeda. Jauh lebih indah aslinya, jauh lebih indah apa yang dilihat langsung oleh mata kita. Itulah Eropa Timur.

Untuk berkelana di Eropa memang harus siap stamina dan biaya. Tetapi, semua persiapan itu akan terbayar lunas dengan pengalaman istimewa yang tidak bisa kita dapatkan di tempat lain. Banyak jalan menuju Eropa, mau traveling sendirian dan mencoba-coba, mau bareng teman-teman backpacker, atau mau melalui biro travel yang banyak menjual paket ke sana, silakan dipilih sendiri dengan mempertimbangkan untung dan ruginya. Kalau kondisi keuangan mencukupi dan belum pernah ke Eropa sama sekali, saran saya mendingan pilih biro travel yang bisa dipercaya. Kalau kamu seorang muslim, tentunya akan sangat nyaman kalau memilih biro travel yang memberikan Paket Wisata Halal.

Apa itu wisata halal? Kenapa perlu memilih wisata halal?

Wisata halal merupakan konsep wisata yang memudahkan wisatawan Muslim untuk memenuhi kebutuhan berwisata mereka. Kebutuhan itu antara lain : adanya rumah makan bersertifikasi halal, tersedianya masjid/musholla di tempat umum, adanya fasilitas kolam renang terpisah antara pria dan wanita, intinerari atau jadwal wisata yang disesuaikan dengan waktu sholat. (Sumber: https://www.cheria-travel.com/2017/02/tour-wisata-halal-cheria.html)

Nah, itu gambaran wisata halal dan kenapa perlu memilih wisata halal. Saat kita berwisata ke suatu tempat, bukan berarti kita harus kehilangan kesempatan beribadah dan makan kenyang secara halal kan? Saya pernah merasakan beberapa kali bepergian ke luar negeri dan merasakan kelaparan. Makanan “favorit” lagi-lagi mie instan, lagi-lagi mie instan! Bukan karena tidak ada penjual makanan, tapi karena tidak memperoleh informasi tentang penjual makanan halal atau toko bahan makanan yang bisa kita masak sendiri. Benar-benar kayak jadi gembel internasional gitu deh hehehe…

Wisata Halal
Al Mulk Ayat 15

Ngomong-ngomong soal wisata, Allah juga menyuruh umat-Nya untuk menikmati rizki dan berjalan di permukaan bumi ciptaan-Nya. Jadi kalau sebagian orang menganggap bahwa berwisata adalah pemborosan yang tidak ada faedahnya, mungkin beliau belum menyimak ayat Allah seperti di Surat Al-Mulk ayat 15, Surat Muhammad ayat 10, dan lain-lain. Silakan langsung dicek ayatnya ya, insya Allah dengan berwisata pun kita bisa mempertebal iman dan memperbanyak bersyukur.

apa keistimewaan eropa timur dibanding eropa barat yang lebih populer?

Dibanding Eropa Barat, Eropa Timur memang kalah populer. Penerbangan ke Eropa Barat dari Indonesia juga banyak yang lebih murah dibandingkan dengan ke Eropa Timur. Mungkin karena belum banyak pilihan maskapai, padahal secara jarak lebih dekat lho dibandingkan menuju Eropa Barat. 

Petualangan saya ke Eropa Timur bermula saat teman saya berpesan sebelum saya menjelajahi Benua Eropa. Katanya, “Jangan sampai melewatkan Praha, kata orang tempatnya keren banget!” Lho kok kata orang? Ternyata, teman yang ngasih info itu belum pernah sampai ke Praha dan jadi agak menyesal, padahal konon tempat itu baguuus banget. Walau belum pernah terbayang seperti apa Praha yang sesungguhnya, boleh deh tempat itu dimasukkan ke dalam daftar tujuan perjalanan saya.

Praha atau Prague yang berada di Eropa Timur, merupakan bagian dari Czech Republic atau Republik Ceko. Lokasi Republik Ceko juga berdekatan dengan Negara Slovakia yang beribukota Bratislava. Kedua negara ini awalnya adalah Cekoslovakia yang pecah pada tahun 1993 menjadi Republik Ceko dan Slovakia. Kedua negara ini berdekatan pula dengan Austria (ibukotanya bernama Wina atau Vienna) dan Hungaria (ibukotanya adalah Budhapest). Ada pula negara bagian dari Austria yang bernama Salzburg dan ibukotanya adalah Salzburg juga. Penggemar film Sound of Music pasti bisa membayangkan seperti apa kota ini.

Wisata Halal Eropa Timur
Salah satu hal yang unik dan klasik di Eropa Timur, kereta atau tram antik (dokumentasi pribadi di Praha)

Kalau menyukai sesuatu yang sangat klasik dan seakan membawa kita ke masa lampau dengan pemandangan alam yang sangat indah, paling tepat kalau kita memilih berkunjung ke Eropa Timur, terutama negara-negara yang saya ceritakan di atas. Selama saya melakukan perjalanan di Eropa, khususnya Eropa Timur, mencari orang yang mampu berbahasa Inggris itu sulit banget lho. Nanya ke sana, nanya ke sini, tidak ada yang paham dan dapat menjelaskan apa yang kita maksud. Wah, sengsara dan buang-buang waktu deh kalau gak tahu seluk-beluknya. Benar-benar akan sangat tertolong kalau kita bergabung ke dalam rombongan tour yang dipandu oleh guide khusus. Wisatanya bisa maksimal berkunjung ke banyak tempat dan perut terisi makanan halal sehingga badan bisa terasa fit. Wah nikmatnya tiada dua tuh…. 

Ngomong-ngomong tentang biro tour wisata halal yang bisa diandalkan untuk membantu kita bertualang di Eropa Timur ini, salah satunya adalah Cheria Holiday. Saya mengetahui Cheria Holiday awalnya dari teman yang senang traveling juga. Paket wisata halal dari Cheria memang sudah banyak yang tahu. Pas saya ngintip paket Wisata Halal Eropa Timurnya, itinerarynya istimewa nih karena ada destinasi yang jarang disinggahi grup wisatawan lain.  Selain ke ibukota negara yang saya sebutkan di atas seperti Austria, Ceko, Slovakia, Salzburg, dan Hungaria, ada destinasi unik yang mungkin tidak banyak orang ketahui yaitu berkunjung ke kota kecil Hallstatt di Austria dan Cheky Krumlov di Republik Ceko yang pemandangannya bagaikan di negeri dongeng. Wuih…terus terang, lihat fotonya aja saya udah ngiler banget pengen ke tempat seperti itu.  

Pengen ikutan ngintip itinerary lengkap Paket Wisata Halal Eropa Timur dari Cheria Holiday ini? Yuk, disimak bakal seru-seruan ke mana aja di sana…

ITINERARY Tour Halal Eropa Timur

HARI 1 : Persiapan JAKARTA –VIENNA (MOB)

Persiapan keberangkatan, bertemu di tempat dan waktu yang telah ditentukan. Check in dan drop bagasi di bantu oleh team Cheria di terminal Soekarno Hatta Airport Jakarta. Berkumpul 3 jam sebelum keberangkatan dan istirahat di pesawat. 

HARI 2 : VIENNA – BRATISLAVA

Hofburg Palace

Kita tiba di kota Vienna, Negara Austria. Setelah pengurusan imigrasi & barang-barang bawaan, kita akan langsung city tour kota Vienna, diantaranya mengunjungi Ringstrasse, State Opera House & Hofburg Palace, dan istana musim dingin dari keluarga kerajaan Austria.

Wisata Halal Eropa Timur Austria
Saya dan si dia di salah satu sudut Kota Vienna

Di kota Vienna ini akan mulai terasa nuansa klasik dan unik khas Eropa Timur, antara lain bangunan-bangunan antik dan hilir mudiknya angkutan massal berupa tram yang kuno hingga yang lebih modern. Setelah city tour Vienna, dilanjutkan menuju kota Bratislava untuk transfer hotel.

 

HARI 3  : BRATISLAVA – BUDHAPEST

Bratislava Castle

Setelah sarapan pagi, check out hotel dilanjutkan city tour kota Bratislava, Negara Slovakia. Bangunan yang penting di Bratislava adalah Old Town Square (Hlavne Namestie), Katedral St Martin’s, Menara Old Town Square, stasiun kereta utama, dan Slovak National Theatre. Photostop di Bratislava Castle. Perjalanan dilanjutkan ke kota Budhapest untuk transfer hotel. 

HARI 4 : BUDHAPEST

Royal Palace, Budhapest

Pagi hari, city tour kota Budapest di Negara Hungaria. Budhapest adalah kota yang dihiasi sungai Danube yang indah dan menghubungkan antara Kota Budha dan Pest. Ketiga hal yaitu Budha, Pest, dan Sungai Danube membuat Budhapest dikatakan sebagai kota terindah di Eropa. Kita akan diajak berkeliling kota mengunjungi Fishermans Bastion, Mathias Church, melewati Hero Square, Parliament House, Danube River, Citadel Hill, dan Royal Palace. Di tempat ini, kita bisa menikmati waktu bebas untuk shopping di sepanjang Vaci Utca Shopping Street. Shalat jama qasr Zuhur dan Ashar akan dilaksanakan di Islamic Center Budapest. 

HARI 5  : BUDHAPEST – SALZBURG

Film Legendaris Sound Of Music (sumber : sound-of-music.com)

Pagi hari akan check out hotel, melanjutkan perjalanan menuju kota Salzburg. Tiba di Salzburg menikmati keindahan sepanjang jalan menuju kota Salzburg. Shalat jama qashar zuhur ashar akan kita diatur oleh tour leader. Bisa di Salzburg Islamic Center atau tempat lain. Kalau anda penikmat film legendaris “Sound of Music” pasti terbayang gambaran tentang Salzburg yang indah dan hijau. Seperti umumnya kota-kota di Eropa yang selalu mengangkat tema lokal yang mendunia, Salzburg dikemas dengan tema yang bernafaskan film “Sound of Music” ini.

HARI 6 : SALZBURG – HALLSTATT

Mozart’s Birth Place

Setelah makan pagi, kita akan mengunjungi Mozart’s Birth Place atau kediaman masa  kecil Amadeus Mozart, komposer jenius, hingga bakatnya ditemukan di usia sangat muda. Kemudian berlanjut ke Mirabell Garden, yang merupakan tempat syuting film Sounds of Music. Setelah makan siang, kita menuju ke kota Hallstat untuk menikmati pemandangan yang indah di sore hari di kota ini.  Kemudian transfer ke hotel untuk beristirahat. 

HARI 7 : HALLSTATT – CHESKY KRUMLOV – PRAHA

Chesky Krumlov

Setelah makan pagi, kita akan menuju kota Cesky Krumlov untuk menyusuri Cesky Castle yang indah dan old townnya. Setelah makan siang, akan menuju kota Praha, Republik Ceko atau Czech Republic. Tiba di Praha, half day tour kota Praha dan setelah itu transfer hotel untuk istirahat. 

Menyaksikan indahnya senja di Praha bersama pasangan halal dengan latar belakang Sungai Vitava, Charles Bridge, dan Kastil Praha di kejauhan. Pemandangan aslinya jauh lebih indah dibanding yang tertangkap di dalam foto ini.

Sedikit tips nih. Menjelang senja, saya sarankan untuk berjalan-jalan di seputar Charles Bridge dan nikmati pemandangannya. Praha memiliki salah satu langit senja terindah yang saya pernah lihat sepanjang hidup. Betapa terkagumnya saya pada ciptaan Allah SWT, bahwa ada langit senja berwarna seindah ini dan berwarna-warni antara ungu, pink, orange, dan biru. Bahkan kamera HP yang saya pakai pun terasa tidak berdaya menangkap keindahannya. Langsung berasa miskin saya di hadapan kebesaran-Nya. Betul juga yang teman saya katakan, Praha sangat indah.

HARI 8 : PRAHA – JAKARTA

Old Town Square, Praha. Setiap sudutnya sangat instagramable 😉

City tour kota Praha atau Prague yang sangat indah, terdiri dari Hradcany Castle yang sudah berusia  lebih dari 1000 tahun, St. Vitus Cathedral, Old Town Square yang penuh dengan toko-toko souvenir dan café yang menjual makanan ringan khas kota Praha, Charles Bridge yang merupakan jembatan paling romantis dengan pemandangan kedua sisi kota Praha yang menawan, serta Astronomical Clock – jam unik yang sangat terkenal di seluruh Eropa dan dunia.

Wisata Halal Eropa Timur Prague
Salah satu souvenir unik yang bisa dipesan langsung jadi di Praha. Ini bisa dilihat 3 dimensi lho, jadi hidung pesek saya bisa kelihatan dari depan, samping, kiri, dan kanan hehehe…

Di Old Town Square, terdapat Praha Shopping berupa butik-butik yang menjual berbagai merk ternama di Parizska Street. Tak lupa, kita juga akan diajak menuju Bukit Petrin yaitu salah satu bukit tertinggi di kota Praha. Selanjutnya kita akan menuju airport untuk kembali ke tanah air tercinta. 

 

 

 

 

HARI 9 : JAKARTA

Sedih pastinya berpisah dengan tempat-tempat terindah di dunia tapi alhamdulillah bisa tiba kembali di tanah air.

Nah, udah selesai bacanya? Ngiler juga gak? Nabuuuung !! Yuuuk…

Kalau ongkosnya udah cukup, bisa dipilih juga jadwal yang sesuai untuk kebutuhan liburan kita. Menurut informasi dari Cheria, tanggal keberangkatannya ada beberapa pilihan, antara lain: 27 Juli 2018, 11 Agustus 2018, 19 Oktober 2018, dan 16 November 2018. Hotelnya nanti akan menggunakan hotel berbintang 3 lho, bukan hotel backpackeran…

Oh iya, kalau masih galau antara memilih Eropa Timur atau Eropa Barat, boleh nih ngintip itinerary Tour Halal Eropa Barat di sini. Kepoin juga traveling halal dan seru bareng Cheria Holiday di link youtube ini.

Wisata Halal Eropa
Ini team Cheria Holiday Tour And Travel, orang-orang yang akan mengurusi jalan-jalan seru kita

Buat yang masih kurang puas juga dengan cerita saya (karena cuma membaca itu memang kurang menantang buat traveler 😉 ), bisa klik sumbernya langsung aja di https://www.cheria-travel.com. Bisa juga kontak Kantor Pusat Cheria Wisata yang alamatnya Gedung Twink Lt. 3,Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790. Telepon : 021 – 7900 201 / 021-700 216 (Hunting), Fax : 021-7918 2408, Email : info@cheria-travel.com, dan Web: www.cheria-travel.com. Biro travel ini juga sudah memiliki legalitas resmi yaitu PT Cheria Tour and Travel: TDP 36/2014 Tanggal 7 Januari 2013 Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Member International Air Transport Association (IATA) dengan Nomor 15314132, Izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Madinah Iman Wisata Nomor 118 Tahun 2015, Izin Umroh Madinah Iman Wisata Nomor D/70/2015 Cabang Resmi Madinah Iman Jakarta. Insyaa Allah amanah…

Masih tetap penasaran tentang Eropa Timur ataupun Eropa Barat? Jalan satu-satunya ya berangkatlah ke sana. Minta aja sama Allah, semoga dimudahkan rejeki dan segala sesuatunya. Aamiin… 🙂

Eka Punya Cerita

Sumber: https://www.cheria-travel.com/2018/06/lomba-menulis-cheria-holiday.html?m=1
–Cheria Holiday™–

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Artikel Kreatif Wisata Halal Eropa Cheria Holiday #7

Halal Journey In Europe For Adinda Azzahra Tour

Surat Al Mulk 15 :
“Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”

Ternyata, cukup banyak ayat Al Qur’an yang mengajak kita untuk bepergian mencari ilmu dan menikmati rejeki dengan bertualang di bumi ciptaan Allah ini. Salah satunya adalah dalam Surat Al Mulk ayat 15 di atas. Belakangan ini juga mulai populer fenomena Wisata Halal di berbagai belahan dunia. Apa itu wisata halal? Wisata halal buat saya adalah sebuah pengalaman menjelajahi berbagai belahan bumi dengan tetap mengkonsumsi makanan yang halal, tetap bisa menjalankan shalat 5 waktu, dan jika memungkinkan juga mengunjungi mesjid di berbagai tempat di dunia.

Perjalanan Memakai Kuwait Air Ke Inggris

Eropa memiliki daya pikat yang sangat tinggi sebagai tempat wisata internasional. Karena keindahan alam dan bangunannya yang bersejarah, Eropa adalah sebuah daratan yang membuat banyak orang berangan-angan untuk mengunjunginya. Apakah masyarakat di Eropa toleran terhadap umat muslim? Alhamdulillah hal itu sudah saya buktikan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama petualangan 3 bulan berada di Eropa beberapa tahun lalu.

Pada bulan Februari 2015, saya meninggalkan kota kelahiran saya, Bandung, untuk pertama kalinya menuju ke benua baru, Eropa. Seperti apakah Eropa? Wah, tidak terbayang sebelumnya. Kesempatan itu datang bersamaan dengan saat saya dan suami mengambil kuliah Magister jurusan Bisnis di ITB. Kampus kami bekerja sama dengan kampus Goldsmith University di Kota London. Kami diberi kesempatan untuk mengambil 1 semester kuliah di Goldsmith. Sebuah kesempatan langka yang akhirnya kami coba.

Makanan dari maskapai Kuwait Air yang pasti halal

Saat berangkat dari Bandung, kota pertama yang kami tuju adalah London di Inggris alias UK. Untuk menuju ke sana, kami memilih maskapai Kuwait Air yang berangkat dari Kuala Lumpur. Bandung-Kuala Lumpur-Kuwait-London. Perjalanan yang lumayan panjang dan melelahkan tapi sangat berkesan. Petualangan  yang saya jalani bersama jodoh halal ini adalah kesempatan pertama saya menginjak benua Eropa yang sohor tersebut. Jauh sebelum kami menikah, suami saya pernah berkunjung ke Eropa bersama keluarganya. Saya, yang masih “bau kencur” dalam urusan traveling ke Eropa hanya berbekal modal nekad saja.

Selama kurang lebih 2 bulan, saya mengikuti perkuliahan di Goldsmith University London. Itu terhitung perkuliahan yang setara dengan 1 semester di Indonesia. Di awal kedatangan, saya dan suami tinggal di hotel backpacker yang sekamar isinya beramai-ramai. Setelah beberapa hari, kami mencari kamar yang bisa disewa bulanan atau mingguan. Lewat iklan online, kami menyusuri beberapa rumah dan akhirnya menemukan tempat yang paling cocok di rumah seorang Jerman. Sebenarnya, kamar tersebut hanya untuk 1 orang saja. Tapi kami minta ijin untuk dapat menyewa bareng, lagi pula tempat tidur single buat orang bule memang cukup besar untuk bisa dipakai kami berdua. Harga sewa kamar di sana kalau dihitung pakai rupiah, sewa sebuah kamar selama sebulan di London masih bisa dipakai untuk bayar kontrak 1 rumah selama setahun di Bandung hehe… Muahal tapi tidak semahal di hotel tentunya.

Sup jagung dengan campuran seafood yang lezat (kata saya sebagai kokinya hehe…)
Sosis halal dan kentang ditumis kesukaan suami saya

Selama di London, untuk mengirit dan menjaga agar bisa makan makanan yang halal, saya memasak sendiri di tempat kost. Belanjanya kadang di pasar dan kadang di supermarket. Kebetulan tidak jauh dari tempat saya tinggal, di daerah Peckham London cukup banyak kawasan yang dihuni oleh muslim. Di supermarket juga tersedia rak-rak berisi bahan makanan halal, mulai daging ayam, daging sapi, sosis, dan lain-lain. Bahkan di daerah China Town di tengah kota London, ada toko bahan makanan khas Asia yang menjual segala macam bumbu dan makanan dari Indonesia.

Pecel ala London dan tempe buatan Belanda yang tersedia di toko Asia

Kami juga sempat berkelana ke kota-kota lain di Inggris, seperti Leeds, York, Bath, Liverpool, Brighton, Manchester, dan lain-lain hingga yang terjauh, Edinburgh di Scotlandia. Terus terang, berkelana dengan status mahasiswa, kami jadi punya “fasilitas” istimewa yaitu banyaknya bantuan tempat menginap gratis di apartemen atau kamar yang disewa oleh para mahasiswa Indonesia di UK. Masya Allah, mereka baik banget. Kami kadang baru kenal di udara lewat facebook atau dikenalkan teman, tapi uluran tangan menyediakan tempat menginap saja sudah merupakan berkah tak terhingga untuk kami.

Bersama kenalan baru yang baik hati memberi tumpangan tempat menginap di Edinburgh, Scotlandia
Gerai makanan halal khas Turki di Spitalfield Market London yang hanya buka di Hari Minggu
Gerai makanan halal di Spitalfield Market London yang hanya buka di Hari Minggu
Pasar favorit saya adalah Borough Market di pusat kota London. Masuk ke pasar ini berasa sedang wisata.

Setelah 2 bulan lamanya menjadi penghuni London dan seputar Inggris, saya dan suami nekad coba-coba menjelajahi sebagian negara di Eropa Barat dan Eropa Timur selama hampir 1 bulan, tepatnya 26 hari. Sesaat setelah mengajukan visa UK dan disetujui dengan proses yang alot, kami juga mengajukan visa Schengen dalam waktu yang mepet selagi belum berangkat dari Indonesia. Berhubung mepet, saya meminta bantuan biro jasa tour & travel di Bandung.

Kalau bukan karena urusan sekolah kembali di usia yang sudah tidak belia ini, entah kapan saya bisa menginjak tempat impian banyak orang ini. Setiap melihat biaya tour ke Eropa, saya cuma bisa bergumam, hmmm mahal amat ya… Tiba-tiba Allah membelokkan langkah kaki saya ke berbagai tempat ini, tentunya jadi pengalaman tak terlupakan sepanjang hidup saya. Saya pernah berbagi taxi untuk “mengirit” dari Bandara Roma, Italy menuju ke hotel dengan sepasang turis bule yang ingin berkunjung ke Italy juga. Mereka tertawa mendengar petualangan kami sambil berkata, “Mungkin kamu tidak akan pernah mendapatkan kesempatan lagi untuk bertualang seperti ini.”

Begitulah, dengan modal nekad, tanpa dipersiapkan jauh-jauh hari untuk memilih negara dan tempat yang akan dikunjungi, kami berdua melangkahkan kaki begitu saja dengan mental harus siap menghadapi berbagai kemungkinan. Kami tidak menghitung berapa biaya yang harus kami keluarkan. Bukan ngerasa kebanyakan uang juga sih, tapi karena saya agak tidak apdet masalah trip ke Eropa dan cuma mengandalkan naluri saja. Asli masih culun banget deh urusan destinasi-destinasi di Eropa.

Hasil dari kenekatan kami itu, sejak berangkat dari London-Inggris, kami sempat singgah ke Brussel-Belgia, Paris-Perancis, Denhaag + Amsterdam + Volendam + Zaanse Schans + Roterdam di Holland alias Belanda, Cologne + Bonn + Berlin di Jerman, Vienna di Austria, Prague di Cekoslovakia, Venezia + Roma di Italy, serta salah satu negara terkecil di dunia yaitu Vatican. Ini adalah petualangan paling gila yang pernah saya lakukan, ke belasan kota di beberapa negara secara non-stop.

Kondisinya akan sangat berbeda kalau berangkat melalui biro tour khusus. Pasti akan tertata dengan rapi dan tujuan yang jelas kalau berangkat dalam rombongan tour, tidak seperti itinerary kami yang menclok ke sana kemari. Yah, namanya juga cuma modal nekad. Sekarang jadi ada salah satu kenangan indah yang tidak terlupakan tapi bukan untuk ditiru tentunya hahaha…

Apa tantangan paling berat dalam petualangan ini? Pastinya berkaitan dengan kebutuhan perut. Mencari tempat menginap sih hampir tanpa kendala. Kadang menumpang di rumah teman, kadang sewa apartemen, kadang menginap di hotel. Kalau makanan, tentu kami harus pilih-pilih apa makanan yang mendekati halal (karena tidak ada sertifikasi khusus), seperti roti, beras (di beberapa kota kami masak nasi sendiri), dengan lauk yang kami bekal khusus kemana-mana dan beli di toko atau minimarket khusus bahan makanan Asia. Di Eropa, ada beberapa toko Asia seperti itu, terutama di Belanda. Jadi di toko seperti itu, kami bisa membeli mie instan, sarden, dan makanan-makanan lain yang berasal dari Indonesia.

Belanda adalah negara yang paling lama kami jelajahi. Selain kota-kotanya sangat bersih dan cantik, transportasi umumnya juga sangat nyaman serta wifi kencang di berbagai lokasi. Jangankan di stasiun kereta, di setiap kereta pun ada wifi khusus yang mudah diakses. Tambahan hal menarik lainnya adalah kemudahan dalam mencari bahan makanan dan makanan siap makan bercita-rasa Indonesia. Nah, komplit kan?

Pempek buatan rumah makan di kota Den Haag Belanda
Salah satu rumah makan khas Indonesia di Den Haag, Belanda
Roti panas khas Prague, Ceko, yang disebut Trdelnik

Selama bertualang di Eropa tersebut, saya tidak terlalu sering membeli makanan di restoran, kecuali dalam kondisi terpaksa. Selain mahal, hati sering ragu akan kehalalannya, sehingga saya sering memasak makanan saat menginap di rumah teman atau menyewa apartemen. Di tempat-tempat tersebut, biasanya memang tersedia alat masak. Jika dibandingkan dengan mengikuti tour halal yang disediakan berbagai travel, seperti Adinda Azzahra Tour & Travel, http://adindaazzahra.com, pastinya akan lebih nyaman dan terjamin ikut program wisata yang ditawarkan. Selain waktu tidak terbuang untuk mencari makanan karena biasanya sudah disediakan di restoran-restoran partner yang menyediakan makanan halal, juga ada guide yang mengingatkan tentang waktu shalat dan kunjungan ke mesjid yang ada di suatu negara atau kota. Walau demikian, mencoba bertualang sendiri dan hidup bagai warga setempat dengan memasak makanan sendiri juga punya kenangan yang sangat berkesan. Kamu sendiri, milih yang mana? 😊