WASPADA KEKURANGAN VITAMIN D PADA WANITA BERHIJAB

Beberapa kali bertemu dokter David dari DF Clinic, yang selalu beliau tekankan adalah jangan sampai kekurangan vitamin D, apalagi karena saya berhijab. Awalnya sih ya ya aja, maklum belum terlalu mendalami juga tentang apa pentingnya vitamin D. Tapi setiap ketemu yang dibicarakan adalah vitamin D lagi, vitamin D lagi. Emang apaan sih vitamin D? Setau saya sih ada hubungannya dengan sinar matahari. Tapi sepenting apa vitamin D buat kita dan buat saya? Nah, jadi deh ngorek-ngorek lebih dalam soal si Vitamin D.

Pembentukan vitamin D dalam tubuh memerlukan sinar matahari

Salah seorang teman saya di dunia bisnis secara bergurau “bertaruh”, berani ngasih martabak kalau kadar vitamin D dalam tubuh kita lebih dari standar. Pada umumnya, kadarnya jauh di bawah batas normal, yaitu di bawah 30 nmol/ L darah. Bahkan pada penderita kanker stadium 4, angkanya tidak lebih dari 4 nmol/ L darah.

Wow, setelah ditelusuri, ternyata vitamin D mempunyai peran yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Contohnya seperti mencegah penyakit diabetes, multiple sclerosis (sklerosis ganda), penyakit jantung, depresi, dan bahkan kanker. Ya ampun, kalau begitu pantas dokter David begitu peduli pada masalah kekurangan vitamin D. Terima kasih Dokter sudah mengingatkan saya yang awalnya santai aja.

Ketika kebanyakan orang bisa berjemur membiarkan kulit terkena paparan sinar matahari langsung, maka tubuh mereka dengan sendirinya akan memproduksi vitamin D. Ini adalah sumber utama dari vitamin D. Lalu, bagaimana nasib kami yang tidak mungkin berjemur di sembarang tempat ini? Bahkan di rumah pun sulit kecuali rumah kita itu berhalaman luas yang dijamin tidak akan tampak aurat kalau diintip oleh tetangga.

Dokter David memberi info bahwa kekurangan vitamin D pada wanita berhijab harus diatasi dengan meminum suplemen vitamin D dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh yang berbeda di tiap orangnya. Untuk memastikan hal tersebut, perlu dilakukan tes laboratorium dan nanti akan diperoleh berapa data dalam tubuh kita. Berdasarkan data tersebut, dokter akan memberikan saran pemberian vitamin tambahan sehingga kebutuhan minimal dapat terpenuhi.

Selain berbagai penyakit yang bisa timbul akibat kekurangan vitamin D, ternyata kegemukan juga ada kaitannya lho. Kegemukan? Hihihi…(langsung lihat timbangan).

Baiklah, tampaknya saya harus mengambil keputusan cepat untuk memeriksa kadar vitamin D dalam darah saya. Saya juga harus bijak dalam memilih makanan. Seperti yang dokter David katakan, “Kamu yang berubah atau penyakit yang akan menghentikan kamu!?” Ih serem…sumpah saya gak mau kehilangan kesempatan untuk sehat karena kelalaian saya menjaga kondisi tubuh. Terima kasih Dok, kata-kata itu akan selalu saya ingat.

Ingin bertanya lebih banyak ke dokter yang asik ini? Dateng aja ke DF Clinic di Jalan Leumah Neundeut no.10 Bandung. Untuk janjian dengan dokter David atau dokter lain yang ada di klinik ini, silakan janjian dulu melalui 62-22-2010593.

TRAVELLING ASYIK, KULIT TETAP CANTIK

Pelindung Kulit Wajah Dari DF Clinic – DF Sunscreen
yang saya ajak bertualang ke negeri orang

Sebagai penyuka jalan-jalan, sering perasaan dihadapi dilema. Kulit tetap cantik tapi diam aja di rumah, atau bepergian terpapar matahari dengan resiko kulit wajah terbakar? Ih…dua-duanya gak pengen…

Pengennya sih udah jelas, jalan-jalan ke banyak tempat tapi kulit juga tetap oke. Hidup itu cuma sekali kan? Ngapain kalau ada kesempatan tidak dimanfaatkan untuk melihat dunia ciptaan Tuhan ini.

Nah, untuk dapetin semua keinginan itu, harus ada solusi. Sinar matahari itu kadang jadi kawan, kadang jadi lawan. Kemanapun kita bepergian, kalau gak ada sinar matahari dan hujan atau mendung, sangat ngga asik. Buat penyuka selfie dengan latar belakang pemandangan indah, yah bisa kecewa kalau ga ada sinar matahari. Matahari juga bagus untuk tanaman. Kalau diibaratkan bahan bakar, saat “memasak” makanan panasnya lebih optimal sehingga tanaman akan lebih maksimal mengolah zat-zat yang dipergunakan untuk tumbuh.

Tapi kenapa matahari kurang bagus untuk kulit? Pada jam tertentu, sinar matahari membuat kulit kita terbakar dan bisa menyisakan noda matahari atau flek. Apalagi untuk yang memiliki kulit cerah, biasanya kulit cenderung lebih sensitif dan lebih terlihat bercak-bercak di kulit sehingga dapat mengurangi rasa percaya diri juga.

Saya sendiri termasuk orang yang masuk kategori pemalas untuk dandan. Peralatan “perang” alias kosmetik yang sering saya bawa cuma krim pelembab, sunscreen, dan sabun muka aja. Kadang kalau inget saya bawa juga krim malam. Tapi..sssttt sering lupa dipakai hehe… Yah dengan selera berdandan yang sangat minimalis ini, minimal saya sadar untuk melindungi kulit dari matahari aja deh. Pelembab juga penting tentunya karena kalau kulit kering akan terasa perih dan tidak nyaman.

Bulan Oktober lalu saya baru saja bepergian jauh lagi, tujuannya ke Negara China. Lumayan pede sih jalan-jalan di sana, soalnya perbekalan saya udah dilengkapi dengan perangkat perawatan wajah dari DF Clinic yang bentuknya imut dan gak menuhin tas saya. Alhamdulillah, jalan-jalan nyaman, kulit tetap (diusahakan) menawan hehehe…

Buat traveler yang butuh informasi dan produk perawatan wajah seperti ini, bisa langsung kontak ke http://www.dfclinic.com aja ya. Klinik khusus kesehatan dan kecantikan kulit ini berlokasi di Bandung. Produknya oke banget nih, apalagi saya selalu dikasih tips kesehatan kalau konsultasi ke pakar aestetik kulit yaitu dokter David. Jadi gak cuma dapet kulit cantiknya, kesehatan dan cara hidup sehat juga jadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan. Saya udah mencoba, kamu mau juga?